Cara Merawat Organ Intim Wanita Secara Alami

Vagina adalah liang kemaluan atau liang senggama yangdimiliki wanita. Panjang dari vagina ini sekitar 8 cm dan sifat dari vagina ini adalah elastic. Vagina bisa menjadi besar dan panjang sesuai dengan kebutuhan seksnya dan kebutuhan fungsi yang lainnya, saluran menstruasi atau juga merupakan jalan lahir bagi janin atau calon bayi Anda. Cara merawat organ intim wanita secara alami bisa dilakukan dengan beberapa hal seperti menjaga selalu kebersihan vaginanya. Usahakan agar vagina selalu dalam keadaan kering dan juga tidak lembab. Keadaan lembab dan basah pada vagina bisa menyebabkan resiko terjangkitnya infeksi  menjadi lebih besar.

Cara merawat organ intim wanita secara alami yang lain adalah dengan cara membasuh organ intim wanita tersebut dengan benar misalnya dengan handuk yang halus strukturnya, tisu, atau juga air sewaktu saat dibersihkan. Cara membasuhnya adalah dengan dari arah depan ke belakang. Hal ini dilakukan agar bibit dari penyakit yang bisa menyebabkan penyakit ini bersarang pada anus tidak akan terbawa pada wilayah organ kemaluannya, yang bisa memungkinakn munculnya dari infeksi, peradangan dan juga rasa yang gatal.

Gunakanlah pemakaian celana dalam yang berasal  dari bahan katun, hal ini ditujukan agar mudah dalam penyerapan getah dan juga keringat. Bahan nilon atau bahan sintetis tidak bisa membantu daya serap. Janganlah menggunakan celana dalam terlalu ketat karena hal ini justru membuatkulit pada vagina menjadi sulit bernapas dan kemudian menjadi lembab.

Cara merawat organ intim secara alami dilakukan dengan rajinlah mencukup bulu kemaluan secarateratur, hal ini dilakukan dengan maksud mencegah munculnya jamur atau juga kutu yang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan bisa menyebabkan rasa gatal. Alat pembersih kimia biasanya bisa merusak keasaman vagina yang justru bisa menimbulkan masalah bau vagina dan juga masalah keputihan.

Jika Anda menggunakan WC umum siram dan kemudian bersihkanlah terlebih dahulu WC tersebut pada dudukan closet sebelum diduduki. Hal ini penting dilakukan agar tidak tertular penyakit kelamin dari  pemakai WC lainnya.

Posted in Cara Merawat Vagina | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Merawat Organ Intim Kewanitaan

Merawat organ intim kewanitaan adalah dengan mengenakan celana dalam (CD) berbahun non katun, jeans ketat dan panty liner adalah hal biasa bagi kebanyakan wamita. Di negara beriklim tropis seperti Indonesia, hal itu bisa menimbulkan masalah. Suhu udara yang panas dan lembab (gerah) membuat tubuh berkeringat termasuk di area organ vital. CD, non katun jeans ketat dan panty liner membuat organ intim kewanitaan sulit bernapas, sehingga area kewanitaan menjadi lembab. Kondisi ini sangat ideal untuk memicu pertumbuhan jamur dan bakteri patogen yang dapat menyebabkan terjadinya keputihan patologis.  Wanita yang terlalu gemuk atau obesitas lebih rentan, karena area kewanitaannyalebih lembab disebabkan ada lipatan yebal di daerah tersebut. Usia turut berpengaruh pada remaja dan usia produktif, keputihan bisa terjadi karena aktivitas yang tinggi. Usia produktif menghadapi resiko lain yakni stress yang bisa menurunkan data tahan epitel organ kewanitaan, dan aktivitas seksual yang meningkatkan resiko infeksi. Hal yang perlu diketahui dengan benar adalah cara merawat organ kewanitaan.

Bakteri baik (utamanya Lactobacillus) adalah salah satu pertahanan alami organ kewanitaan. Lactobacillus menghasilkan asam laktata yang memelihara keasaman vagina dengan pH 3,8-4,3. Di lingkungan yang demikian asam, bakteri patogen tidak bisa bertahan hidup, Infeksi vagina akibat bakteri (bacterial vaginosis/BV) adalaj kondisi yang paling banyak terjadi. Sekitar 50% BV tidak menimbulkan gejala gangguan serius. Namun jika dibiarkan bakteri patogen bisa menyesuaikan diri sehingga lebih sulit diobati. Atau infeksi yang masuk lebih jauh dan menyebabkan penyakit radang panggul serta infeksi pada rahim, saluran telur dan/ indung telur, Semua ini makin melemahkan pertahanan organ reproduksi, wanita jadi lebih rentan terhadap infeksi menular seksual termasuk HIV. Melakukan hubungan intim pun menjadi tidak nyaman.

Cara merawat organ intim kewanitaan itu menggunakan cara :

  • Ratus Vagina
  •  Merendam Organ Intim Wanita
  • Pemutihan Zona  Organ Intim
  • Menggunakan tehnik Ozon Vagina

Merawat organ intim kewanitaan lainnya adalah dengan :

  1. Perhatikan jenis kertas tissu yang digunakan untuk membersihkan daerah vagina. Lendir dan air memang terserap dengan baik oleh tissu. Namun tissu yang digunakan bisa saja tercemar oleh kuman dan bakteri penyebab infeksi.
  2. Gantilah celana dalam paling tidak 2x dalam sehari, apalagi saat udara panas. Pastikan memilih celana dalam yang mudah menyerap keringat, misalnya katun.
  3. Hindari celana dalam yang terlalu ketat. Celana dalam yang terlalu ketat akan menekan otot vagina dan membuat suasana lembab, misalnya celana jeans, karena dapat memicu kelembapan dan memberi peluang jamur tumbuh subur pada area ini.

Menjaga kebersihan organ kewanitaan merupakan kewajban bagi setiap wanita, Karena bukan hanya organ luar saja yang harus dijaga kebersihannya namun juga organ dalam atauu organ intim.

 

 

Posted in Cara Merawat Vagina | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Tips Mencegah Terjadinya Keputihan Yang Berulang

Untuk mencegah terjadinya keputihan sekaligus mencegah berulangnya keputihan dapat Anda lakukan dengan baik tips berikut ini:

  • Pola hidup sehat yaitu diet yang seimbang, olah raga rutin, istirahat cukup , hindari rokok dan alkohol serta hindari stres berkepanjangan.
  • Setia kepada pasangan. Hindari promiskuitas atau gunakan kondom untuk mencegah penularan penyakit menular seksual.
  • Selalu menjaga kebersihan daerah pribadi dengan menjaganya agar tetap kering dan tidak lembab misalnya dengan menggunakan celana dengan bahan yang meyerap keringat, hindari pemakaian celana terlalu ketat. Biasakan unuk mengganti pembalut, pantyliner pada waktunya untuk mencegah bakteri berkembang biak.
  • Biasakan membasuh dengan cara yang benar tiap kali buang air yaitu dari arah depan ke belakang.
  • Hindari pemakaian barang-barang  yang memudahkan penularan seperti meminjamkan perlengkapan mandi dsb. Sedapat mungkin tidak duduk diatas kloset di WC Umum atau biasakan mengelap dudukan kloset sebelum menggunakannya.
Posted in Cara Merawat Vagina | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pemeriksaan Rutin Organ Reproduksi Kewanitaan

Pemeriksaan secara rutin oleh dokter penting juga unuk menjaga kesehatan secara menyeluruh dan agar dokter mengetahui kalau ada perubahan-perubahan yang Anda alami, sehingga dapat segera ditangani. Perawatan kesehatan reproduksi dan seksual untuk perempuan dikenal dengan sebutan ginekologi.

Pemeriksaan Ginekologi secara rutin bermanfaat untuk:

  • Mencegah berbagai penyakit dan keluhan yang berhubungan dengan reproduksi.
  • Memberikan deteksi dini pada penyakit kanker payudara dan leher rahim
  • Mendeteksi secara dini penyakit menular seksual dan kondisi lain sebelum menimbulkan dampak  yang lebih berbahaya.
  • Dapat mencegah kemandulan
  • Memperlancar kehamilan dan kelahiran bayi

Pemeriksaan Ginekologi ini merupakan kewajiban bagi mereka yang sudah melakukan hubungan seksual, atau yang usianya diatas 18 tahun. Bagi merek ayang sedang atau pernah kena PMS ( penyakit menulat seksual ) atau yang pernah berhubungan seks dengan orang yang kena PMS, atau pernah mengalami penyakit seksual lain, serta mereka yang punya potensi terkena kanker payudara dan kanker leher rahim,  harus lebih sering lagi periksa  ginekologi.

Posted in Cara Merawat Vagina | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment