Merawat organ intim kewanitaan adalah dengan mengenakan celana dalam (CD) berbahun non katun, jeans ketat dan panty liner adalah hal biasa bagi kebanyakan wamita. Di negara beriklim tropis seperti Indonesia, hal itu bisa menimbulkan masalah. Suhu udara yang panas dan lembab (gerah) membuat tubuh berkeringat termasuk di area organ vital. CD, non katun jeans ketat dan panty liner membuat organ intim kewanitaan sulit bernapas, sehingga area kewanitaan menjadi lembab. Kondisi ini sangat ideal untuk memicu pertumbuhan jamur dan bakteri patogen yang dapat menyebabkan terjadinya keputihan patologis. Wanita yang terlalu gemuk atau obesitas lebih rentan, karena area kewanitaannyalebih lembab disebabkan ada lipatan yebal di daerah tersebut. Usia turut berpengaruh pada remaja dan usia produktif, keputihan bisa terjadi karena aktivitas yang tinggi. Usia produktif menghadapi resiko lain yakni stress yang bisa menurunkan data tahan epitel organ kewanitaan, dan aktivitas seksual yang meningkatkan resiko infeksi. Hal yang perlu diketahui dengan benar adalah cara merawat organ kewanitaan.
Bakteri baik (utamanya Lactobacillus) adalah salah satu pertahanan alami organ kewanitaan. Lactobacillus menghasilkan asam laktata yang memelihara keasaman vagina dengan pH 3,8-4,3. Di lingkungan yang demikian asam, bakteri patogen tidak bisa bertahan hidup, Infeksi vagina akibat bakteri (bacterial vaginosis/BV) adalaj kondisi yang paling banyak terjadi. Sekitar 50% BV tidak menimbulkan gejala gangguan serius. Namun jika dibiarkan bakteri patogen bisa menyesuaikan diri sehingga lebih sulit diobati. Atau infeksi yang masuk lebih jauh dan menyebabkan penyakit radang panggul serta infeksi pada rahim, saluran telur dan/ indung telur, Semua ini makin melemahkan pertahanan organ reproduksi, wanita jadi lebih rentan terhadap infeksi menular seksual termasuk HIV. Melakukan hubungan intim pun menjadi tidak nyaman.
Cara merawat organ intim kewanitaan itu menggunakan cara :
- Ratus Vagina
- Merendam Organ Intim Wanita
- Pemutihan Zona Organ Intim
- Menggunakan tehnik Ozon Vagina
Merawat organ intim kewanitaan lainnya adalah dengan :
- Perhatikan jenis kertas tissu yang digunakan untuk membersihkan daerah vagina. Lendir dan air memang terserap dengan baik oleh tissu. Namun tissu yang digunakan bisa saja tercemar oleh kuman dan bakteri penyebab infeksi.
- Gantilah celana dalam paling tidak 2x dalam sehari, apalagi saat udara panas. Pastikan memilih celana dalam yang mudah menyerap keringat, misalnya katun.
- Hindari celana dalam yang terlalu ketat. Celana dalam yang terlalu ketat akan menekan otot vagina dan membuat suasana lembab, misalnya celana jeans, karena dapat memicu kelembapan dan memberi peluang jamur tumbuh subur pada area ini.
Menjaga kebersihan organ kewanitaan merupakan kewajban bagi setiap wanita, Karena bukan hanya organ luar saja yang harus dijaga kebersihannya namun juga organ dalam atauu organ intim.
