Cara Merawat Vagina

Cara Merawat Vagina – Keluhan pada vagina yang terjadi pada wanita biasanya akan membuat mereka menjadi risih. Terlebih jika wanita tersebut sudah menikah dan melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang akan membuat hubungan seksual menjadi kurang maksimal atau menjadi terganggu. Mungkin pasangan Anda tidak akan mengatakan kepada Anda mengenai gangguan yang terjadi yang membuat hubungan seksual menjadi kurang nyaman karena tidak ingin membuat Anda marah atau sakit hati dan sedih. Namun, Anda biasanya akan menyadarinya sendiri. Keluhan mengenai vagina gatal, bau vagina dan juga masalah keputihan yang terjadi pada wanita adalah masalah yang tidak jarang ditemukan.

Cara Merawat Vagina

Cara Merawat Vagina

Cara Merawat Vagina

Kebahagiaan rumah tangga memang bukan hanya berdasarkan hubungan pasangan suami istri saja. Nammun hal yang mendukung hubungan rumah tangga semakin baik dan semakin mesra adalah hubungan seksual yang sehat dan memuaskan. Hal yang bisa Anda lakukan sebagai bentuk cara merawat vagina adalah :

  1. Mengonsumsi suplemen dan juga nutrisi alami
    Buah-buahan serta jenis makanan sehat yang bisa berpengaruh baik bagi kesehatan tubuh akan membantu memberikan efek kulit lebih sehat, lebih elastis  dan juga kekenyalan pada vagina akan semakin turut terjaga. Mengonsumsi suplemen khusus untuk vagina dan rahim merupakan salah satu cara yang baik dan merupakan pilihan yang tidak bisa dihindari mengingat akan sulitnya unutk bisa mendapatkan asupan makanan yang lengkap dari menu sehari-hari.
  2. Sebaiknya jangan sering menggaruk vagina
    Cara merawat vagina lainnya adalah dengan tidakj menggaruk vagina. Kadang wanita tidak menyadari bahwa mereka sering melakukan kebiasaan ini. Hal ini disebabkan misalnya akibat keputihan yang menyebabkan bakteri serta jamur yang menempel pada vagina. Karena jika kita terlalu sering dalam menggaruk vagina akan membuatnya menjadi terasa lebih perih dan juga lecet dan bisa menyebabkan terjadinya iritasi pada vagina.
  3. Melakukan totok vagina
    Totok vagina biasanya dilakukan dengan cara titik-titik syaraf yang ditekan yang dihubungkan dengan menggunakan syaraf vagina. Tujuan dari totok vagina ini adalah bisa membantu dalam melancarkan proses aliran darah menuju ke vagina dan juga menguatkan bagian pada otot-otot daerah panggul. Selain itu, jika aliran darah yang lancar menuju ke vagina, maka akan membuat cairan keputihan akan bisa keluar dengan lebih lancar dan normal dari dalam vagina. Totok vagina hanya dapat dilakukan oleh mereka yang sudah ahli.
  4. Melakukan teknik pengasapan atau melakukan teknik V fogging
    Metode yang dilakukan ini adalah salah satu cara tradisional yang dilakukan dan memang sudah sejak lama dilakukan. Teknik ini biasanya dilakukan sebagai cara merawat vagina alami dengan membakar rempah-rempah di suatu wadah misalnya adalah seperti anglo. Pengasapan ini bisa berfungsi dalam membunuh bakteri yang ada atau menempel pada organ intim wanita dan bisa membuatnya menjadi tidak mudah terserang oleh jenis penyakit tertentu. Namun harus diperhatian adalah dalam melakukan pengasapan ini maka sebaiknya jangan terlalu sering karena akan membuat bakteri menjadi berkembang semakin cepat dan menyebabkan keseimbangan pH semakin meningkat.
  5. Disaat Anda sedang buang air kecil ditempat umum, maka sebaikna bersihkan terlebih dahulu permukaan toilet yang sebelumnya Anda duduk. Infeksi pada vagina yang terjadi dengan sering biasanya disebabkan oleh toilet umum. Sebaiknya jangan menyirap toilet disaat Anda masih duduk disana, karena bakteri dan juga kuman dari toilet tadi akan terbang.
  6. Hindari jenis makanan seperti daging yang terlalu sering karena akan mengakibatkan munculnya bau vagina. Dan untuk menjaga kebersihan organ intim, maka sebaiknya Anda mengonsumsi jenis makanan seperti sayuran, buah-buahan yang segar dan paling tidak minumlah 2 liter air dalam sehari. Cara ini adalah salah satu bentuk cara merawat vagina yang bisa membantu dalam mencegah terjadinya dehidrasi pada vagina. Bau vagina yang kurang sedap yang bisa menurunkan rasa kepercayaan diri seseorang. Dan apalagi jika infeksi pada vagina juga bisa memberikan pengaruh pada kualitas kehidupan seksual mereka dengan pasangan. Jadi sebaiknya jangan lupa dalam membersihkan vagina Anda setiap harinya.
  7. Mencukur rambut kelamin dengan teratur. Rambut kelamin yang terlalu tebal akan membuat vagina Anda menjadi lebih lembab. Hal ini akan menyebabkan terjadinya bau vagina dan juga infeksi bakteri terjadi.
  8. Selama sedang menstruasi, maka sebaiknya gantilah pembalut paling tidak 3-4 jam sekali dan jika memang sudah basah, maka sebaiknya hindarilah penggunaan dari tampon karena hal ini merupakan salah satu hal yang tidak higienis dan bisa menyebabkan bakteri semakin meningkat di dalam vagina.

Carawa merawat vagina yang baik adalah jika memang Anda ingin menggunakan pembersih vagina maka pilihlah jenis pembersih vagina yang balance yang tidak akan membuat pH alami menjadi terganggu. Anda bisa menggunakan pembersih vagina yang terbuat dari ekstrak alami seperti daun sirih yang alami. Hal ini akan membantu menjaga koloni bakteri Doderlein tidak akan mengalami gangguan dan akan tetap berfungsi sebagaimana yang sudah seharusnya. Selain itu, perhatikan jika ada tanda-tanda yang tidak normal pada miss V misalnya adalah seperti keputihan wanita yang berbentuk seperti keju hancur yang terjadi akibat serangan bakteri.

Cara Merawat Vagina

Posted in Cara Merawat Vagina | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Merawat Organ Intim Wanita

Merawat Organ Intim Wanita – Untuk selalu menjaga dan Merawat Organ Intim Wanita haruslah sangat di perhatikan untuk semua wanita. Karena menjaga kesehatan daerah keawanitaan merupakan suatu pekerjaan yang sangat mudah memang. Karena di butuhkan ketekunan dan ketelitian dalam perawatnya.

Merawat Organ Intim Wanita sejatinya adalah suatu kegiatan yang harusnya dilakukan secara rutin, karena tak hanya harus merawat kesehatan kulit wajah dan tubuh saja. wanita juga harus pandai merawat kebersihan dan kesehatan organ intim nya. Karena vagina yang sehat seharusnya bisa menghasilkan bakteri baik yang mampu menangkis adanya infeksi dengan sendiri nya, tidak berbau dan mengeluarkan sejumlah kecil cairan secara teratur untuk membersihkan bagian dalam.

Untuk Menjaga kebersihan vagina bisa dilakukan dengan memilih air untuk mencebok, pembalut dan juga cara memakainya, serta frekuensi untuk menggantinya, kebersihan yang dilakukan selama haid, serta kebersihan dalam memakai celana dalam. Jangan melakukan pembedakan pada permukaan luar organ intim wanita (vagina) tidak dianjurkan. Karena hal ini merupakan media untuk membuat bibit penyakit menjadi menyebar, selain itu juga parfum yang terdapat pada bedak ini belum tentu bisa membuat sehat keadaan vagina. maka dari itu kita harus mengatahui cara Merawat Organ Intim Wanita.

Merawat Organ Intim Wanita

Merawat Organ Intim Wanita

Dibawah ini merupakan cara untuk Merawat Organ Intim Wanita diantara nya adalah :

  • Menjaga agar organ intim tetap kering

Bagian organ intim tidak hanya harus bersih akan tetapi juga harus tetap kering, setelah mencuci atau buang air di toilet sebaiknya pastikan untuk anda menepuk kering daerah organ intim dengan tisu, kain atau pun handuk.

Karena kelembapan di bagian organ intim akan dapat menjadi jalan untuk terjadi nya infeksi. Dan juga segeralah untuk ganti pakaian renang sesegera mungkin setelah anda akan keluar dari kolam renang. Hal tersebut merupakan upaya untuk Merawat Organ Intim Wanita.

  • Buah apel

Buah apel merupakan salah satu jenis buah yang bisa membantu dalam Merawat Organ Intim Wanita. Kelembapan pada vagina tidak boleh kering atau juga tidak boleh terlalu basah, karena hal ini akan semakin memudahkan bakteri jahat yang bersarang di vagina. Dengan mengonsumsi buah ape 1-3 buah dalam sehari secara teratur, maka Anda akan membantu memelihara kesehatan vagina secara alami. Hal ini bisa membantu dalam menjauhkan terjadi masalah iritasi vagina dan juga rasa sakit yang muncul.

  • Sebaiknya menggunakan celana katun yang tidak terlalu ketat

Karena kebanyakan pakaian untuk tidak memungkinkan sirkulasi udara ke bagian organ intim. Karena itu menjadikannya sebagai tanah yang sangat ideal untuk berkembang biaknya bakteri yang dapat menyebabkan infeksi. Dan juga pastikan celana dalam anda benar-benar 100 persen berbahan katum. Dan juga selain itu selama tidur gunakan lah piyama longgar untuk memungkinkan daerah intim untuk bernapas.

  • Gunakan pembalut dengan permukaan yang lembut dan kering

Gunanya menggunakan pembalut yang permukaannya lembut dan kering supaya tidak menimbulkan iritasi ketika anda sedang mengalami menstruasi. Selain itu gantilah pembalut sesering mungkin. Pada saat aliran darah yang banyak minimal 5-6 jam sekali. darah yang tertampung pada pembalut bisa menjadi media tumbuhnya kuman penyebab infeksi

  • Menggunakan kimchi

Merawat Organ Intim Wanita dengan mengonsumsi jenis makanan ini juga sangat baik. Makanan ini merupakan makanan hasil fermentasi dengan rasa atau sifat yang hampir sama dengan bakteri baik yang bisa membantu dalam memelihara kesehatan vagina. Namun kandungan yang ada di dalam kimchi jumlahnya 4 kali lebih besar dibandingkan yoghurt. Kandungan lactobacillus yang ada di dalamnya bisa membantu dalam melawan bakteri yang jahat yang banyak bersarang di dalam vagina wanita.

  • Hindari penggunaan panty liner beraroma parfum

Karena jika digunakan secara terus menerus setiap hari akan dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Pantyliner hanya digunakan saat mengalami keputihan saja, selalu mempersiapkan celana dalam lebih untuk ganti.

  • Alpukat

Buah alpukat adalah salah satu jenis buah untuk Merawat Organ Intim Wanita, yang mengandung kandungan vitamin E di dalamnya yang sangat baik bagi kesehatan vagina. Kandungan vitamin E yang sangat berguna dalam membantu memelihara kelembaoan vagina sehingga kelembapan pada vagina tetap dalam keadaan normal. Buah alpukat juga bisa membantu dalam mengatasi masalah iritasi yang terjadi pada vagina.

 

Posted in Cara Merawat Vagina | Tagged , , , , | Leave a comment

Cara Merawat Organ Intim Wanita Secara Alami

Cara Merawat Organ Intim Wanita Secara Alami – Vagina adalah liang kemaluan atau liang senggama yangdimiliki wanita. Panjang dari vagina ini sekitar 8 cm dan sifat dari vagina ini adalah elastic. Vagina bisa menjadi besar dan panjang sesuai dengan kebutuhan seksnya dan kebutuhan fungsi yang lainnya, saluran menstruasi atau juga merupakan jalan lahir bagi janin atau calon bayi Anda. Cara merawat organ intim wanita secara alami bisa dilakukan dengan beberapa hal seperti menjaga selalu kebersihan vaginanya. Usahakan agar vagina selalu dalam keadaan kering dan juga tidak lembab. Keadaan lembab dan basah pada vagina bisa menyebabkan resiko terjangkitnya infeksi  menjadi lebih besar.

Cara Merawat Organ Intim Wanita Secara Alami

Cara Merawat Organ Intim Wanita Secara Alami

Cara Merawat Vagina

Cara merawat organ intim wanita secara alami yang lain adalah dengan cara membasuh organ intim wanita tersebut dengan benar misalnya dengan handuk yang halus strukturnya, tisu, atau juga air sewaktu saat dibersihkan. Cara membasuhnya adalah dengan dari arah depan ke belakang. Hal ini dilakukan agar bibit dari penyakit yang bisa menyebabkan penyakit ini bersarang pada anus tidak akan terbawa pada wilayah organ kemaluannya, yang bisa memungkinakn munculnya dari infeksi, peradangan dan juga rasa yang gatal.

Gunakanlah pemakaian celana dalam yang berasal  dari bahan katun, hal ini ditujukan agar mudah dalam penyerapan getah dan juga keringat. Bahan nilon atau bahan sintetis tidak bisa membantu daya serap. Janganlah menggunakan celana dalam terlalu ketat karena hal ini justru membuatkulit pada vagina menjadi sulit bernapas dan kemudian menjadi lembab.

Cara merawat organ intim secara alami dilakukan dengan rajinlah mencukup bulu kemaluan secarateratur, hal ini dilakukan dengan maksud mencegah munculnya jamur atau juga kutu yang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan bisa menyebabkan rasa gatal. Alat pembersih kimia biasanya bisa merusak keasaman vagina yang justru bisa menimbulkan masalah bau vagina dan juga masalah keputihan.

Jika Anda menggunakan WC umum siram dan kemudian bersihkanlah terlebih dahulu WC tersebut pada dudukan closet sebelum diduduki. Hal ini penting dilakukan agar tidak tertular penyakit kelamin dari  pemakai WC lainnya.

Cara Membersihkan Vagina

Cara merawat vagina yang baik adalah dengan melakukan beberapa cara dibawah ini :

  1. Cara merawat vagina dengan membersihkan vagina
    Cara merawat vagina yang dilakukan ini bukan hanya bertujuan dalam membantu merawat vagina namun juga mencegah terjadinya masalah keputihan wanita. Secara alami, vagina mempunyai pelindung yang disebut dengan pH derajat keasaman di dalam vagina. Dan biasanya pH derajat dari tingkat keasaman yang ada pada vagina normal adalah sekitar 3,5-4,5 pH. Namun pH ini bisa mengalami kerusakan dan akan menimbulkan dari terjadinya keluhan, jika Anda salah dalam melakukan cara merawat vagina, maka akan membuat kadar pH di dalamnya menjadi rusak. Cara merawat vagina sehari-hari setelah buang air kecil dilakukan dengan membersihkannya menggunakan air yang bersih dan kemudian dikeringkan dengan menggunakan tisu.
    Cara membersihkan vagina yang benar adalah dengan arah depan ke belakang. Jangan melakukan hal yang sebaliknya walaupun hal ini merupakan salah satu hal yang diangga sepele, namun hal ini bisa saja membuat pH di dalam vagina akan mengalami kerusakan. Setelah dicuci sebaikanya keriingkan karena vagina yang lembab merupakan salah satu penyebab dari jamur yang masuk ke dalam vagina.
    Jamur bisa tumbuh dengan lebih mudah jika rambut pada vagina yang terlalu panjang dan tidak dicukur. Rambut kemaluan yang menutup bagian bibir atas vagina ini merupakan salah satu hal yang kurang sehat karena merupakan salah satu penyebab dari terjadinya iritasi. Iritasi yang terjadi pada vagina biasanya akan ditandai dengan kulit yang mengalami peradangan, merah, vagina gatal, panas, terasa perih dan bengkak. Biasanya hal ini bisa disebabkan karena keringat yang berlebihan dan juga akibat dari adanya suatu gesekan pada pakaian dalam yang terlalu ketat dan adanya garukan pada kuku. Selain itui masalah ini juga bisa saja terjadi akibat dari terobsesi ingin bersih sehingga menggunakan banyak pembersih wanita. Iritasi bisa juga terjadi akibat dari mencuci vagina dengan menggunakan air hangat, dan juga dengan menggunakan sabun yang dilakukan secara berlebihan atau juga dengan menggunakan kompres larutan obat yang terlalu pekat.
    Jika penyakit yang terjadi pada vagina tidak sembuh juga, maka segera cukurlah rambut kemaluan, dan dioleskan dnegan tipis dan merata dengan menggunakan salep. Maka sebaiknya jangan membasuh dengan menggunakan air panas atau juga menggunakan air pada toilet umum. Dan jika ada muncul luka, maka bilaslah dengan menggunakan air mineral yang lebih terjamin kesehatannya.
  2. Jangan menggunakan celana ketat
    Cara merawat vagina yang bisa dilakukan adalah dengan menghindari pemakaian dari celana dalam ketat. Hal ini akan menyebbakan lecet pada vagina. Cara merawat vagina yang baik dengan menggunakan pembersih vagina dengan kadar pH 4,5.
  3. Cara merawat vagina dengan melakukan pap smear
    Cara merawat vagina dengan melakukan papsmear dilakukan setelah menstruasi atau setelah selesai datang bulan. Dan perawat ini sangat penting sekali dilakukan untuk membantu membuat pH menjadi lebih segar dan juga lebih sehat lagi. Memberikan uap pada rempah bisa dilakukan oleh wanita, sangat baik untuk wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual maupun yang sudah.

Cara Merawat Organ Intim Wanita Secara Alami

Posted in Cara Merawat Vagina | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Merawat Organ Intim Kewanitaan

Merawat Organ Intim Kewanitaan – Merawat organ intim kewanitaan adalah dengan mengenakan celana dalam (CD) berbahun non katun, jeans ketat dan panty liner adalah hal biasa bagi kebanyakan wamita. Di negara beriklim tropis seperti Indonesia, hal itu bisa menimbulkan masalah. Suhu udara yang panas dan lembab (gerah) membuat tubuh berkeringat termasuk di area organ vital. CD, non katun jeans ketat dan panty liner membuat organ intim kewanitaan sulit bernapas, sehingga area kewanitaan menjadi lembab. Kondisi ini sangat ideal untuk memicu pertumbuhan jamur dan bakteri patogen yang dapat menyebabkan terjadinya keputihan patologis.  Wanita yang terlalu gemuk atau obesitas lebih rentan, karena area kewanitaannyalebih lembab disebabkan ada lipatan yebal di daerah tersebut. Usia turut berpengaruh pada remaja dan usia produktif, keputihan bisa terjadi karena aktivitas yang tinggi. Usia produktif menghadapi resiko lain yakni stress yang bisa menurunkan data tahan epitel organ kewanitaan, dan aktivitas seksual yang meningkatkan resiko infeksi. Hal yang perlu diketahui dengan benar adalah cara merawat organ kewanitaan.

Merawat Organ Intim Kewanitaan

Merawat Organ Intim Kewanitaan

Penyebab Masalah Organ Kewanitaan

Bakteri baik (utamanya Lactobacillus) adalah salah satu pertahanan alami organ kewanitaan. Lactobacillus menghasilkan asam laktata yang memelihara keasaman vagina dengan pH 3,8-4,3. Di lingkungan yang demikian asam, bakteri patogen tidak bisa bertahan hidup, Infeksi vagina akibat bakteri (bacterial vaginosis/BV) adalaj kondisi yang paling banyak terjadi. Sekitar 50% BV tidak menimbulkan gejala gangguan serius. Namun jika dibiarkan bakteri patogen bisa menyesuaikan diri sehingga lebih sulit diobati. Atau infeksi yang masuk lebih jauh dan menyebabkan penyakit radang panggul serta infeksi pada rahim, saluran telur dan/ indung telur, Semua ini makin melemahkan pertahanan organ reproduksi, wanita jadi lebih rentan terhadap infeksi menular seksual termasuk HIV. Melakukan hubungan intim pun menjadi tidak nyaman.

Cara merawat organ intim kewanitaan itu menggunakan cara :

  • Ratus Vagina
  •  Merendam Organ Intim Wanita
  • Pemutihan Zona  Organ Intim
  • Menggunakan tehnik Ozon Vagina

Merawat organ intim kewanitaan lainnya adalah dengan :

  1. Perhatikan jenis kertas tissu yang digunakan untuk membersihkan daerah vagina. Lendir dan air memang terserap dengan baik oleh tissu. Namun tissu yang digunakan bisa saja tercemar oleh kuman dan bakteri penyebab infeksi.
  2. Gantilah celana dalam paling tidak 2x dalam sehari, apalagi saat udara panas. Pastikan memilih celana dalam yang mudah menyerap keringat, misalnya katun.
  3. Hindari celana dalam yang terlalu ketat. Celana dalam yang terlalu ketat akan menekan otot vagina dan membuat suasana lembab, misalnya celana jeans, karena dapat memicu kelembapan dan memberi peluang jamur tumbuh subur pada area ini.

Menjaga kebersihan organ kewanitaan merupakan kewajban bagi setiap wanita, Karena bukan hanya organ luar saja yang harus dijaga kebersihannya namun juga organ dalam atauu organ intim.

Penyebab yang terjadi pada vagina bisa disebabkan karena beberapa jenis bakteri alami dan juga antibiotik. Adanya bakteri alami dari beberapa jenis lainnya yang bisa membuat keseimbangan dari pH asam vagina mengalami ketidakseimbangan. Selain itu juga bisa disebabkan karena penyakit, stress, dan masalah pada perubahan hormonal yang bisa membuat vagina bisa lebih rentan dalam mengalami terjadinya iritasi. Dan penyakit menular seksual serta infeksi jamur yang pada akhirnya bisa menjadi penyebab paling utama akan terjadinya iritasi pada vagina.

Penggunaan dari metode penghalang misalnya adalah seperti kondom dan dental dalam setiap kali Anda melakukan hubungan seksual yang bisa meningkatkan resiko dari terjadinya penyakit menular seksual.

Cara Merawat Vagina

Cara merawat vagina bisa dilakukan dengan cara :

  1. Treatment atau cara merawat vagina yang baik
    Disaat Anda sedang membersihkan vagina, maka tidak usah dilakukan dengan menggosoknya terlalu kencang atau sebaiknya jangan menggaruknya. Kemudian bersihkanlah dengan perlahan dan lembut, dan juga perhatikan arah dari gerakan tangan Anda disaat Anda sedang membersihkannya. Sebaiknya sapukanlah tangan dimulai dasri arah depan ke belakang. Dan cara ini merupakan cara yang sangat berguna dalam membantu mengurangi dari terjadinya bakteri masuk dari anus menuju ke vagina.
  2. Memilih pakaian yang baik
    Cara merawat vagina yang dan juga cara merapatkan vagina yang alami dilakukan dengan menggunakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan jatun. Karena bahan katun bisa membantu dalam menyerap keringat. Area pinggul sampai menuj ke pangkal paha adalah daerah tertutup sepanjang hari yang bisa menyebabkan keringat yang berlebihan. Jika keringat yang tidak bisa diserap dengan baik, maka pada daerah vagina akan muncul bakteri yang pada akhirnya menimbulkan gatal-gatal dan terjadiinya iritasi. Sebaiknya pastikan terlebih dahulu bahwa vagina tetap dalam keadaan kering dan juga gantilah celana dalam paling tidak dilakukan 2 kali dalam sehari. Dan sebaiknya perhatikan juga dalam penggunaan pakaian dalam. Dan sebaiknya jajngan menggunakan celana dalam ketat yang terlalu sering karena hal ini merupakan hal yang tidak baik.
  3. Melakukan perawatan dengan baik
    Cara merawat vagina dengan baik dilakukan dengan tujuan untuk mencegah terjadinya masalah keputihan wanita. Hal ini merupakan suatu hal yang sangat penting walaupun keputihan wanita merupakan salah satu hal yang dianggap normal disaat menjelang dan juga setelah menstruasi.

Merawat Organ Intim Kewanitaan

Posted in Cara Merawat Vagina | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pemeriksaan Rutin Organ Reproduksi Kewanitaan

Pemeriksaan Rutin Organ Reproduksi Kewanitaan – Pemeriksaan secara rutin oleh dokter penting juga unuk menjaga kesehatan secara menyeluruh dan agar dokter mengetahui kalau ada perubahan-perubahan yang Anda alami, sehingga dapat segera ditangani. Perawatan kesehatan reproduksi dan seksual untuk perempuan dikenal dengan sebutan ginekologi.

Pemeriksaan Rutin Organ Reproduksi Kewanitaan

Pemeriksaan Rutin Organ Reproduksi Kewanitaan

Pemeriksaan Rutin Organ Reproduksi Kewanitaan

Pemeriksaan Rutin Organ Reproduksi Kewanitaan secara rutin bermanfaat untuk :

  • Mencegah berbagai penyakit dan keluhan yang berhubungan dengan reproduksi.
  • Memberikan deteksi dini pada penyakit kanker rahim dan leher rahim
  • Mendeteksi secara dini penyakit menular seksual dan kondisi lain sebelum menimbulkan dampak  yang lebih berbahaya.
  • Dapat mencegah kemandulan
  • Memperlancar kehamilan dan kelahiran bayi

Pemeriksaan Rutin Organ Reproduksi Kewanitaan  ini merupakan kewajiban bagi mereka yang sudah melakukan hubungan seksual, atau yang usianya diatas 18 tahun. Bagi merek ayang sedang atau pernah kena PMS ( penyakit menulat seksual ) atau yang pernah berhubungan seks dengan orang yang kena PMS, atau pernah mengalami penyakit seksual lain, serta mereka yang punya potensi terkena kanker payudara dan kanker leher rahim,  harus lebih sering lagi periksa  ginekologi.

Cara Mencegah Keputihan

Untuk mencegah terjadinya keputihan sekaligus mencegah berulangnya keputihan dapat Anda lakukan dengan baik tips berikut ini:

  • Pola hidup sehat yaitu diet yang seimbang, olah raga rutin, istirahat cukup , hindari rokok dan alkohol serta hindari stres berkepanjangan.
  • Setia kepada pasangan. Hindari promiskuitas atau gunakan kondom untuk mencegah penularan penyakit menular seksual.
  • Selalu menjaga kebersihan daerah pribadi dengan menjaganya agar tetap kering dan tidak lembab misalnya dengan menggunakan celana dengan bahan yang meyerap keringat, hindari pemakaian celana terlalu ketat. Biasakan unuk mengganti pembalut, pantyliner pada waktunya untuk mencegah bakteri berkembang biak.
  • Biasakan membasuh dengan cara yang benar tiap kali buang air yaitu dari arah depan ke belakang.
  • Hindari pemakaian barang-barang  yang memudahkan penularan seperti meminjamkan perlengkapan mandi dsb. Sedapat mungkin tidak duduk diatas kloset di WC Umum atau biasakan mengelap dudukan kloset sebelum menggunakannya.

Masalah yang terjadinya pada vagina salah satunya adalah bau vagina. Cara yang bsia dilakukan adalah dengan cara merawat vagina membersihkan vagina dengan lebih intensif. Sebaiknya cara merawat vagina yang baik dilakukan dengan tidak mencuci vagina yang dilakukan dengan berlebihan, apalagi jika memang sabun dari antiseptik, dan akan meningkatkan pH sehingga bisa menggangu keseimbangan dari flora di dalam vagina.
Jika ada masalah yang terjadi pada bau vagina, maka hal yang harus dilakukan pertama kali adalah dengan mengembalikan lagi tingkat keasaman agar keseimbangan dari Flora vagina. Dengan membasuh daerah pada kemaluan dengan menggunakan air hangat dan juga sabun yang ringan tingkat pH-nya netral yang sudah cukup pada kebanyakan kasus. Jika masalah yang terjadi akan terus berlanjut setelah beberapa hari, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter Anda. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan mengenai adanya suatu kondisi yang lain seperti terjadinya penyakit menular seksual yang mengakibatkan bau tidak sedap pada vagina.

Cara merawat vagina yang harus dilakukan adalah :

  1. Jangan mendorong air masuk ke dalam vagina yang dilakukan dengan teknik douching
    Cara merawat vagina dengan tidak menambahkan minyak, antiseptik, sabun, shampoo, dan juga lainnya ke dalam air mandi
  2. Cara merawat vagina dengan tidak menggunakan deterjen keras yang digunakan untuk mencuci pakaian dalam
  3. Cara merawat vagina yang dilakukan terlalu sering.

Cara Merawat Vagina

Selain itu, beberapa cara merawat vagina alami yang bisa dilakukan adalah :

  1. Melakukan senam otot yang bisa membantu dalam cara merapatkan vagina agar pria bisa lebih lancar dalam melakukan penetrasi dan juga bisa membantu mendapatkan bentuk yang lebih padat berisi.
  2. Mencari posisi yang baaik dimana disaat Anda berdua bisa merasakan gigitan atau juga jepitan yang baik, misalnya dengan cara merubah posisi klasik dengan melakukan variasi gerakan dalam melakukan hubungan seksual.
  3. Mengatur posisinkaki Anda supaya Anda bisa menjepit dengan baik disaat sedang melakukan hubungan seksual.
  4. Gantilah celana dalam yang terbuat dari bahan katun
  5. Mengganti pemakaian pembalut dan juga pemakaian tampon yang dilakukan 3-4 jam sekali.
  6. Hindarilah penggunaan dari deodoran aerosol dan vagina
  7. Mencuci vagina dengan menggunakan pembersih vagina yang terbuat dari bahan alami dan dibilas menggunakan air bersih.
  8. Hindari pemakaian dari celana dalam yang terlalu ketat dan juga pemakaian dari kain sintetis yang langsung pada kulit
  9. Usaplah dari mulai arah depan ke belakang dan jangan lakukan sebaliknya.
  10. Hindari suhu yang panas dan juga suhu yang terlalu lembab

Cara lainnya adalah dengan mengonsumsi jamu tradisional yang memang khusus membantu merapatkan vagina. Resep yang banyak digunakan adalah campuran dari rebusan daun sirih, buah gambir, irisan kulit pinang muda, dan juga kapur sirih yang digunakan secukupnya saja. Bahan-bahan tadi bisa dicampurkan menjadi satu dan setelah itu direbus sampai mendidih. Setelah itu diamkanlah sampain hangat dan minumlah. Kebahagiaan dalam melakukan hubungan seksual adalah mempunyai vagina menjadi bersih dan wangi serta bisa membantu mencegah terjadinya keputihan atau juga membuatnya menjadi perawan lagi.

Pemeriksaan Rutin Organ Reproduksi Kewanitaan

Posted in Cara Merawat Vagina | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment